Archive for Januari, 2010

Enjoy it

Siapa yang g senang kalau kerja di temani sama orang-orang yang asyik, orang-orang yang senang bercanda, sama musik yang bisa membuat suasana menjadi santai, dan sesekali teman-teman lama datang untuk melepas kangen.

Inilah yang tidak setiap kantor ada, suasana yang santai tapi serius. Bertemu banyak orang, bertemu dengan aneka karakter, mendapatkan teman baru n memperluas koneksi usaha. ehmmm i really enjoy it.

Berawal dari keinginan untuk mandiri (part1)

Awal tahun 2009 semuanya berawal, pilihan yang harus dijalani dengan segala resiko dan tanggung jawab. Pilihan untuk memulai usaha, usaha yang mungkin sebagian sarjana enggan untuk memulainya, mungkin karena rasa malu terhadap gelar atau takut dengan pembicaraan orang banyak. Usaha yang cil mulai adalah usaha kecil-kecilan yaitu pengetikan, usaha yang sebenarnya nggak membutuhkan gelar atau bersusah payah untuk kuliah dulu, usaha yang hanya memerlukan sedikit keahlian dalam pengetikan. Usaha yang bermodalkan keinginan untuk menjadi mandiri tanpa harus bergantung kepada orang lain..

… continue reading this entry.

Harapan

Kalau udah mulai nulis pengennya semua yang ada dikepala ditulis. Mulai dari keinginan-keinginan sampe rasa g puas tentang suatu hal..
Rasa g puas disini lebih kepada lingkungan, lingkungan yang semakin semerawut, lingkungan yang semakin g baek buat pertumbuhan seorang anak. Ntah siapa atau apa yang menyebabkan lingkungan menjadi g baek. Lingkungan yang seharunya menjadi guru hidup yang baik sekarang menjadi guru terjahat n terkejam bagi kebanyakan orang. Lingkungan yang dulunya memberikan kenyamanan n perlindungan berubah menjadi lingkungan yang menjadi sarana kejahatan.
Harapan cil semoga kedepannya lingkungan menjadi lebih baik setidaknya memberikan kenyamanan buat orang banyak. amin.

Kesempatan

Cil bukanlah seorang yang terlahir dari keluarga yang kaya, yang setiap keinginan dengan mudahnya diperoleh. Tapi cil bangga n bersyukur dilahirkan di keluarga ini yang dididik untuk mandiri, untuk belajar tanggungjawab dengan segala pilihan.
Ketika cil melihat seseorang terlahir di keluarga yang terbilang sangat kaya di daerah cil, cil malah “menyayangkan”, bukan kecil hati karena kekayaan mereka tapi lebih kepada kesempatan yang ada tapi g dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ntah itu karena keluarga/ orang tua yang memanjakan atau karena mereka mengambil jalur “aman” sehingga g brani untuk berusaha “memanfaatkan” kesempatan.
Andaikan mereka tau g semua orang mendapatkan kesempatan seperti mereka mungkin mereka akan menghargai n berfikir maju bukan stag bahkan mundur..

keluar dari “jalur aman”

Pengen curhat tp g’ tau sm siapa, pengen brbagi di fb tp account lagi di deactive. Belajar nulis di blog yg terabaikan ini skalian curhat aj..

Berusaha untuk beda dari jalur itu g gampang, dan keluar dari jalur “aman” itu butuh keberanian. Ketika pilihan udah diambil, senang, sedih, sulit, tantangan, pengorbanan, waktu, kesabaran jadi satu paket yg harus dijalani untuk sebuah kepuasan n kesuksesan.. Semangat yang dimiliki ini terkadang turun, terlintas di benak pengen keluar sejenak tapi tanggungjawab ini menarik diri untuk terus berjuang..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.