Awal tahun 2009 semuanya berawal, pilihan yang harus dijalani dengan segala resiko dan tanggung jawab. Pilihan untuk memulai usaha, usaha yang mungkin sebagian sarjana enggan untuk memulainya, mungkin karena rasa malu terhadap gelar atau takut dengan pembicaraan orang banyak. Usaha yang cil mulai adalah usaha kecil-kecilan yaitu pengetikan, usaha yang sebenarnya nggak membutuhkan gelar atau bersusah payah untuk kuliah dulu, usaha yang hanya memerlukan sedikit keahlian dalam pengetikan. Usaha yang bermodalkan keinginan untuk menjadi mandiri tanpa harus bergantung kepada orang lain..
Dengan mengenyampingkan rasa malu dengan gelar yang udah didapat, cil berusaha membuktikan kepada orangtua (khususnya) kalau cil bisa mandiri dan bertanggungjawab atas kepercayaan yang sudah diberikan. Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan hasil pengetikkan yang sesuai dengan aturan menjadi prioritas cil. Suasana kerja yang cil buat senyaman mungkin membuat cil merasa senang beraktivitas. Rasa lelah tergantikan dengan kepuasan pelanggan atas hasil kerja cil, kepuasan yang belum tentu cil dapat jika cil kerja di “belakang” meja. Kepuasan dengan ilmu yang bisa cil terapin bahkan cil bagi dengan pelanggan..
Setelah berapa bulan berjalan,ada kenginan cil untuk mengembangakan usaha. Untuk pengembangan usaha ini cil diskusi dengan orang tua dan adek-adek. Mereka memberikan masukan dan dukungan penuh. Setelah di diskusikan munculah “warnet” sebagai pengembangan usaha dari pengetikan. Dengan lokasi yang strategis, pasar yang memungkinkan warnet berjalan serta kemampuan yang ada.
Dengan proses yang g mudah, mulai modal, pencarian informasi tentang warnet dari temen-temen yang sudah berpengalaman bahkan sama temen bapak yang sudah lama membuka warnet, renovasi tempat, pemenuhan fasilitas, dan lain-lain. Akhirnya bulan Mei 2009 AWW.Net berdiri.
Berdirinya AWW membuat cil semakin semangat untuk menggelutin dunia usaha. Dunia yang telah membesarkan cil, dunia yang telah membuat bapak bertahan n berjuang untuk membuat anak-anaknya sekolah sampai jenjang tertinggi. Dunia yang membuat pola pikir cil “sedikit” berbeda dari kebanyakan temen-temen cil..